Bumi Manusia: Béda antara owahan

17 bèt wis dibusak ,  8 taun kepungkur
tanpa ringkesan besutan
 
== Pelarangan ==
Buku iniiki dilarang oleh Kejaksaan Agung tahun [[1981]], dengankanthi tuduhantuduan ''mempropagandakan'' ajaran-ajaran [[Marxisme]]-[[Leninisme]] danlan [[Komunisme]], walaupunsanajan dalamjroning buku iniiki tidakora disebut-sebut sedikit pun tentangbabagan ajaran-ajaran Marxisme-Leninisme atauutawa komunisme, yangkang disebut hanyamung [[Nasionalisme]].
 
AwalnyaWiwiwtané Percetakan Ampat Lima yangkng memproduksimproduksi ''Bumi Manusia'' dimintadijaluk agarsupaya tidakora mencetaknyécetak terbitan Hasta Mitra. Redaktur media massa diteleponditelpon agarsupaya tidakora memuatngemot resensi apalagiapa maneh pujian bagikanggo karya Pramoedya iniiki.
 
Padaing April [[1981]] beberapasapirang organisasi pemudapemudha bentukangawénan [[Orde Baru]] menggelarnggelar diskusi yangkang isinyaisiné mengecamngecam karyakaryané Pramoedya. Hasilasil diskusi iniiki kemudianterus disiarkandisiaraké melaluikanthi media massa sebagaiminangka bukti keresahan masyarakat, modal penting bagikanggo Kejaksaan Agung untukkanggo menetapkannetepaké larangan. Suratkabar pendukung Orde Baru sepertikayata ''[[Suara Karya]]'', ''[[Pelita]]'' danlan ''[[Karya Dharma]]'' mulai menerbitkannerbitkaké kecaman terhadapkanggo ''Bumi Manusia'' danlan pengarangnyapengarangé.
 
[[Ikatan Penerbit Indonesia]] (IKAPI) yang akan menyelenggarakan pameran buku tahunan, tiba-tiba mengirim surat pembatalan ke alamat Hasta Mitra. Padahal sebelumnya panitia kelihatan sangat bergairah mengajak penerbit itu menjadi anggota dan turut serta dalam kegiatan-kegiatannya. Suratkabar yang semula simpati semakin jarang memberi tempat dan bahkan beberapa tulisan yang siap naik cetak tiba-tiba dibatalkan, hanya karena penulisnya memuji kedua karya Pramoedya.
18

besutan